Langkah Kapolres Kudus Serasi Dengan Kearifan Lokal Kudus Di Idul Adha 1440 H / 2019 M

Kudus,Kongkrit.com – Warga Nahdliyin di Kabupaten Kudus Jawa Tengah, masih memegang teguh tradisi tidak memotong sapi saat Idul Adha. Tradisi tersebut sudah di lakukan sejah ratusan tahun silam. Mereka masih memegang teguh fatwa dari Sunan Kudus supaya keluarga dan pengikutnya tidak memotong sapi sebagai hewan kurban atau untuk acara selamatan. Di karenakan pada masa itu di masyarakat Kudus merupakan mayoritas penganut ajaran agama Hindu, umat Hindu meyakini hewan
sapi merupakan binatang yang di sucikan okeh para dewa.

Dengan cara seperti itu masyarakat pemeluk agama Hindu tidak merasa di hina dan tetap di hargai kepercayaannya. Dengan cara yang lembut dan penuh toleransi tersebut, berimbas Sunan Kudus lebih lues dan mudah menyebarkan ajaran Agama Islam di kota kretek tersebut.

Baca Juga :  Sopir Ngantuk, Toyota Avanza Tabrak Truk Trailer

Langkah bijak Sunan Kudus tersebut juga di ikuti oleh Kapolres Kudus AKBP Saptono SIK, MH, dengan memberikan 6 ekor Kerbau ke panitia kurban di beberapa titik di kota Kudus diantaranya ke panitia kurban Masjid Agung Kudus dan temepat – tempat lainnya. Kapolres Kudus walaupun bukan asli dari Kudus tapi sangat memahami kearifan lokal Kudus. Hal tersebut di sampekan saat wawancara dengan insan media di acara Paripurna Perubahan APBD 2019 di Gedung Lantai tga DPRD Kudus.

” Kami membagikan 6 ekor kerbau ke beberapa titik di Kabupaten Kudus, kenapa kami membagikan Hewan Kurban Itu Kerbau dan tidak sapi. Hal tersebut kita lakukan karna kami sangat memahami kearifan lokal masyarakat Kudus” ucap Kapolres Kudus dengan santun.

Baca Juga :  Tampil Maksimal Pada Lomba Bermain Peran Ny. Emiko Apresiasi Kerja Keras Kader TP PKK Kab Solok

Langkah bijak Kapalres Kudus menuai banyak pujian dari masyarakat di antaranya dari salah satu panitia kurban Masjid AL MUQORROBIN di Dukuh Beji Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo ” Langkah bijak bapak Kapolres Kudus dengan membagikan kerbau sebagai bitang kurban, adalah langkah bijak seorang pemimpin yang sangat menghormati dan menjunjung tinggi kearifan lokal dan budaya di kudus. Langkah seperti ini layak di ikuti oleh pejabat- pejabat lainnya di Kudus. Sebab kami salah satu warga Nahdliyin di Kudus juga melakukan Kurban dengan menyembelih 6 ekor kerbau dan 5 ekor kambing tidak sapi” ucap Anwar Sadat saat kami konfermasi di rumahnya.

Dalam kesempatan yang berbeda Panitia Kurban dari Desa Hadipolo juga mengatakan hal yang sama ” langkah Kapolres Kudus dengan menyebelih dan membagikan hewan Kerbau sebagai Kurban sangatlah bijak, dengan tindkan tersebut sama halnya Kapalres Kudus menghormati Fatwa Sunan Kudus yang sudah di ikuti oleh seluruh warga Nahdliyin sekitar 500 th lebih ” ucap Shodikul Huda Selaku Ketua Rt dan seluruh anggotanya, yang juga merangkap sebagai panitia Kurban di Masjid Darul Muttaqin di dukuh Dau Desa Hadipolo.

Baca Juga :  Tingkatkan Kamtibmas Wilayah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Komsos Bersama Perangkat RT/RW

Rudy Syafii

Komentar