Kapal Bantuan KKP di SMK Kemaritiman Tingkatkan Perputaran Ekonomi

 

Morotai, Kongrit.com—Kapal praktek bantuan Kemendikbud untuk siswa SMK Kemaritiman Kabupaten Pulau Morotai kini telah beroperasi terhitung mulai bulan maret 2019. Ironisnya, bantuan yang di berikan sejak tahun 2018 ini belum dapat di operasikan sebelumnya, sebab dokumen penunjang operasional kapal baru dapat terselesaikan pada bulan juli 2019.

Kepala Sekolah SMK Kemaritiman Fauji Muslim pada wartawan, Selasa (20/08/2019) mengatakan bahwa tujuan dari pemberian bantuan kapal itu untuk operasional sekolah sebagai alat produksi untuk meningkatkan perputaran ekonomi sekolah.

“Kapal GT 38 itu surat-suratnya di urus di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk kelengkapan dokumen surat ijin usaha perikanan (SIUP). Sementra pada tahun 2016-2018 kapal yang di usulkan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Provinsi Maluku Utara sebanyak 18 kapal, namun yang di panggil lolos adminstrasi untuk di wawancara Penerbitan SIUP adalah kapal tuna Morotai milik SMK Kemaritiman,” ujarnya.

Baca Juga :  Babinsa 03 Senen Lakukan Komsos Dengan Security Keamanan Komisi Yudisial

Fauji menjelaskan, kenapa kapal milik SMK Kemaritiman lolos administrasi pengurusan SIUP? ternyata bukan hanya nilai bisnisnya saja, tapi ada nilai pemberdayaan Sumber Daya Manusia yang di terapkan. “Selain itu saya menjalankan perintah Kemendikbud¬† nomor 6 tentang fungsi dan kewenangan kepala sekolah,” sebutnya.

Untuk sementara ini kata Fauzi, kapal tersebut beroperasi dengan menggunakan surat izin penangkapan sementara, karena surat izinnya masih di proses di KKP.

“Dalam rekomendasi izin penangkapan sementara di jelaskan kapal tersebut sudah ada dokumen dari kesahbandaran penangkapan ikan dan proses kegunaanya, jadi saya gunakan itu untuk operasi pemberdayaan dan praktek anak-anak sekolah SMK, jadi kalau ada anggapan menyalagunakan kewenangan itu sangat keliru. Begitu juga hasilnya, diperuntukan buat operasional mereka para siswa untuk praktek ke luar. Karena, jika itu di bebankan semua kepada orang tua murid, maka akan terasa beban dengan biaya yang begitu besar, sehingga cara ini di anggap membantu dalam sistem ekonomi,” sebutnya.

Baca Juga :  Tim Kolat Koarmada II Uji L-1 dan L-2 KRI Pari-849

Selain itu kata Fauzi, karena kita sekolah swasta, dengan beroperasionalnya kapal itu dapat membantu kami membiayai guru-guru kontrak yang mengajar di sekolah tersebut, sehingga itu sangat bermanfaat.

“Manfaat kapal ini sangat banyak, karena anak-anak sekolah ketika turun praktek mereka tidak perlu ke kapal lain, dengan adanya kapal penangkapan itu mereka bisa terlibat praktek langsung di kapal sesuai dengan jurusan dan pelajaran yang mereka terima,” pungkasnya.(oje)

Komentar