Pelemahan Rupiah Diperburuk Kebijakan Tarif Baru Amerika Serikat

×

Pelemahan Rupiah Diperburuk Kebijakan Tarif Baru Amerika Serikat

Bagikan berita
Pelemahan Rupiah Diperburuk Kebijakan Tarif Baru Amerika Serikat
Pelemahan Rupiah Diperburuk Kebijakan Tarif Baru Amerika Serikat

Lukman Leong memproyeksikan bahwa rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.600 hingga Rp16.900 per dolar AS dalam waktu dekat.

“Dengan kondisi pasar yang sangat negatif dan adanya ekspektasi intervensi BI, rupiah diperkirakan akan melemah lebih lanjut dan kemungkinan besar akan sangat volatil,” tambahnya.

Pada perdagangan Kamis pagi, rupiah sudah menunjukkan tanda-tanda pelemahan akibat dampak kebijakan tarif tersebut.

Nilai tukar rupiah melemah sebesar 59 poin atau 0,36 persen, mencapai Rp16.772 per dolar AS, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di Rp16.713 per dolar AS.

Pemerintah dan Bank Indonesia diharapkan dapat menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengatasi dampak negatif dari pelemahan rupiah ini.

Beberapa langkah yang dapat diambil termasuk memperkuat koordinasi kebijakan ekonomi makro, meningkatkan cadangan devisa, dan mengoptimalkan kebijakan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar.

Selain itu, pemerintah juga perlu mendorong peningkatan ekspor dan mengurangi ketergantungan pada impor untuk menurunkan defisit transaksi berjalan.

Pelaku usaha juga disarankan untuk menerapkan manajemen risiko yang efektif guna melindungi diri dari fluktuasi nilai tukar.

Salah satunya adalah dengan menggunakan instrumen derivatif seperti forex swap atau forward sebagai alat lindung nilai.

Penting bagi pelaku usaha untuk memantau perkembangan ekonomi global dan kebijakan pemerintah untuk mengambil keputusan bisnis yang tepat.

Editor : Zaitun Ul Husna
Sumber : planet.merdeka.com
Bagikan

Berita Terkait
Terkini