KONGKRIT.COM — Pemerintah Indonesia kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi yang terjadi di Myanmar.
Pengiriman bantuan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap negara tetangga.
Menteri Luar Negeri, Sugiono, menjelaskan bahwa pemerintah Myanmar saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa tempat perlindungan (shelter), alat kesehatan, serta obat-obatan.
Oleh karena itu, Indonesia mengirimkan bantuan senilai 1,2 juta dolar Amerika Serikat, yang terdiri dari sekitar 124 ton barang.
"Bantuan yang kami kirimkan terdiri dari barang-barang yang dibutuhkan untuk pemulihan, dengan total sekitar 124 ton barang, senilai 1,2 juta USD," ungkap Sugiono saat memberikan keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (3/4/2025).
Sugiono juga mengungkapkan bahwa situasi di Myanmar saat ini masih jauh dari kondusif, dengan upaya pencarian korban jiwa yang terus dilakukan.Berdasarkan laporan yang diterima, hingga saat ini tercatat 2.886 orang meninggal dunia dan 4.636 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, sekitar 300 orang masih dalam pencarian.
"Sampai hari ini, tercatat 2.886 korban jiwa dan 4.636 orang luka-luka. Sementara itu, sekitar 300 orang masih dinyatakan hilang," lanjut Sugiono.
Namun, hingga kini, belum ada laporan mengenai warga negara Indonesia yang menjadi korban gempa tersebut.
"Sejauh ini, tidak ada laporan tentang korban dari warga negara Indonesia. Kami berharap semua warga negara Indonesia yang ada di Myanmar dalam kondisi yang aman," kata Sugiono.
Editor : Zaitun Ul HusnaSumber : iNewsID