Peningkatan Aktivitas Gunung Gede, ESDM Imbau Warga Waspada

×

Peningkatan Aktivitas Gunung Gede, ESDM Imbau Warga Waspada

Bagikan berita
Peningkatan Aktivitas Gunung Gede, ESDM Imbau Warga Waspada
Peningkatan Aktivitas Gunung Gede, ESDM Imbau Warga Waspada

KONGKRIT.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas Gunung Gede pada Selasa, (1/4/2025).

Meskipun demikian, Badan Geologi Kementerian ESDM melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa status Gunung Gede masih tetap berada di Level I (Normal).

Penilaian ini didasarkan pada hasil pemantauan visual dan instrumental hingga pukul 10.00 WIB pada 1 April 2025.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wahid, mengungkapkan bahwa dalam enam jam terakhir, telah tercatat 21 kali gempa Vulkanik Dalam (Gempa Vulkanik Tipe A/VA), jumlah yang jauh melebihi rata-rata harian bulanan sebelumnya.

"Pada 1 April 2025, antara pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, terjadi peningkatan gempa Vulkanik Dalam (VA) hingga mencapai 21 kejadian. Sebagai perbandingan, rata-rata kejadian Gempa Vulkanik Dalam di Gunung Gede pada Maret 2025 hanya 0-1 kali per hari," ungkap Wahid di Bandung pada Rabu, 2 April 2025.

PVMBG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama terkait potensi letusan freatik dan kemungkinan hembusan gas beracun yang dapat terjadi di sekitar kawah.

"Kami mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan untuk tidak menuruni, mendekati, atau bermalam dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon," tegas Wahid.

Gunung Gede, yang memiliki ketinggian 2.958 mdpl, adalah gunung api tipe strato yang terletak di Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Bogor, Jawa Barat.

Pemantauan aktivitas gunung dilakukan secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Gede yang terletak di Desa Ciloto, Kecamatan Pacet, Cianjur.

Gunung Gede terakhir kali mengalami erupsi pada tahun 1957, dengan letusan yang berasal dari Kawah Ratu, menghasilkan kolom letusan setinggi 3.000 meter di atas puncak.

Editor : Zaitun Ul Husna
Sumber : Liputan6
Bagikan

Berita Terkait
Terkini