Arab Saudi juga telah menerima tawaran keanggotaan meskipun belum secara resmi bergabung.
Terkait dengan upaya India untuk menginternasionalkan mata uang rupee, Jaishankar menjelaskan bahwa ini bukanlah upaya untuk menantang dolar, melainkan bagian dari strategi untuk mempromosikan globalisasi India.
"Karena semakin banyak orang India yang bepergian dan tinggal di luar negeri, penggunaan rupee akan berkembang secara alami," ujarnya.
Namun, ia juga menegaskan bahwa India tidak memiliki masalah dengan dolar dan hubungan dengan AS saat ini berada pada titik terbaik.
Jaishankar lebih lanjut menambahkan bahwa dalam kebijakan luar negeri India, khususnya dengan negara-negara tetangga, terdapat peningkatan penggunaan rupee untuk transaksi di wilayah tersebut akibat keterbatasan pasokan dolar."Namun, banyak negara yang ingin melihat lebih banyak dolar, bukan kurang," jelasnya.
Pernyataan Jaishankar menegaskan bahwa India dan negara-negara BRICS lainnya tidak berencana untuk menggantikan dolar AS, meskipun ada peningkatan penggunaan mata uang lokal di berbagai transaksi internasional.
Editor : Zaitun Ul HusnaSumber : Sindonews.com