Pemimpin Sufi Albania Berencana Dirikan Negara Islam Kecil dengan Model Vatikan

×

Pemimpin Sufi Albania Berencana Dirikan Negara Islam Kecil dengan Model Vatikan

Bagikan berita
Pemimpin Sufi Albania Berencana Dirikan Negara Islam Kecil dengan Model Vatikan
Pemimpin Sufi Albania Berencana Dirikan Negara Islam Kecil dengan Model Vatikan

"Negara ini tidak akan memiliki polisi, tentara, atau pajak; negara ini akan bersifat spiritual," kata Mondi.

Ia menambahkan bahwa tujuannya adalah untuk memperkuat organisasi Bektashi di seluruh dunia dan membantu anggota yang teraniaya di negara-negara yang tidak mengizinkan mereka menjalankan agama mereka secara bebas, seperti di Turki dan Iran.

Negara Bektashi yang direncanakan akan berlokasi di tanah tempat kuil Bektashi berdiri di Tirana, dengan luas hanya 0,11 kilometer persegi, menjadikannya negara terkecil di dunia.

Sebagai perbandingan, Vatikan, negara kecil di tengah Kota Roma, memiliki luas 0,44 kilometer persegi.

Bektashi, yang didirikan pada abad ke-13 di Kekaisaran Ottoman, dikenal sebagai cabang Islam yang toleran dan mistis, serta terbuka terhadap agama dan filosofi lain.

Meskipun lebih liberal dibandingkan dengan sebagian besar denominasi Islam, Bektashi memperbolehkan pria dan wanita untuk beribadah bersama, serta mengizinkan konsumsi alkohol, meskipun tidak dianjurkan.

Baba Mondi menjelaskan bahwa minuman tradisional seperti "raki" adalah bagian dari budaya Bektashi, meskipun disarankan untuk dikonsumsi dengan bijak.

Menurut Baba Mondi, prinsip dasar ajaran Bektashi adalah cinta, kemurahan hati, dan rasa hormat terhadap umat manusia, yang dipandang sebagai makhluk paling sempurna di dunia ini.

"Kami menentang konflik yang dipicu oleh para ekstremis, kami mendukung perdamaian dan cinta," ujar Mondi, menekankan pentingnya perdamaian di dunia.

Perdana Menteri Albania, Edi Rama, menyatakan bahwa pemberian pemerintahan kepada komunitas Bektashi merupakan langkah untuk melindungi semangat toleransi beragama yang telah ada di Albania.

Editor : Zaitun Ul Husna
Sumber : sindonews.internasional
Bagikan

Berita Terkait
Terkini